Suara.com – Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan perjalanan seorang pria menuju ke Tanah Suci. Padahal pria paruh baya itu terlihat menggunakan sepedanya untuk mencapai Mekkah, Arab Saudi.

Dilihat Suara.com di akun Instagram @andreli_48, pria dengan tekad luar biasa itu bernama Hamid, seorang warga berusia 52 tahun asal Desa Balirejo, Kecamatan Pelaihari, Kalimantan Selatan.

Tampak Hamid yang mengayuh sepedanya dengan penuh semangat sekalipun harus melewati jalanan yang ramai kendaraan bermotor. Usianya yang sudah lebih dari setengah abad pun tak membuatnya terengah dan tetap tersenyum lebar ketika disapa pengendara lain.

“Semangat! Hati-hati, Pak,” sapa perekam video yang mengabadikan perjalanan Hamid, dikutip pada Rabu (14/9/2022).

Baca Juga:
Dinda Hauw Benarkan Hamil Anak Kedua Usai Bocor di TikTok

Mengutip keterangan di kolom caption, Hamid memulai perjalanannya dari halaman Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tala pada Senin (12/9/2022). Sebelum memulai perjalanannya, Hamid sudah mengelilingi Pelaihari terlebih dahulu dengan ditemani komunitas sepeda.

Pria yang terlihat mengibarkan bendera Merah Putih di bagian belakang sepedanya itu mengaku ingin menunaikan ibadah Umrah dan Haji di Tanah Suci. Namun ibadah ternyata bukan satu-satunya alasan Hamid nekat mengayuh sepeda dari Indonesia sampai Arab Saudi.

“Yang kedua, untuk mencari bahan dalam penyelesaian buku tentang Islam. Sehingga nantinya saat berada di daerah lain bisa saling menggali bahan dengan Ormas-ormas Islam maupun tokoh agama, dan buku itu saya rencanakan sebanyak 200 halaman,” terang Hamid.

Tujuan pertamanya adalah dari Tanah Laut menuju pelabuhan di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Dari sana ia akan meneruskan perjalanan ke Sulawesi Barat, kemudian ke Pulau Jawa, menyeberang ke Lampung, lalu ke Riau, Batam, Singapura, kemudian Malaysia.

Hamid mematok waktu sekitar 8-12 bulan untuk perjalanan hingga kembali ke Tala lagi. Misi yang cukup nekat ini ternyata juga telah mengantongi dukungan dari Dispora Tala dan komunitas sepeda.

Baca Juga:
Kakek Nikahi Anak di Lombok Viral, PBHM: Ini Delik Biasa, Semua Bisa Melaporkan

“Soal visa nanti saat tiba ke Singapura dan Malaysia baru diurus, karena dari Indonesia ke Singapura tidak perlu visa, tapi cukup paspor wisata,” tutur Hamid.





Source link

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x