Suara.com – Dua kereta kuda yang akan membawa Kaesang Pangarep dan Erina Gudono serta Presiden Joko Widodo melakukan geladi bersih kirab tasyakuran dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (10/12/2022).

Kereta kuda berwarna hijau yang ditarik enam ekor kuda akan membawa pengantin, Kaesang dan Erina. Sementara itu, kereta berwarna merah yang ditarik dua ekor kuda akan membawa Presiden Jokowi.

Kirab akan dilaksanakan dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran pada Minggu (11/12/2022) pagi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy menyebutkan ada 12 kereta kuda dan 18 ekor kuda telah disiapkan di Mako Polresta Surakarta untuk kirab.

Baca Juga:
Sah Jadi Suami Istri, Wapres Ma’ruf Amin Berikan Wejangan ke Kaesang dan Erina

“Kereta kencana warna hijau ini, dengan enam ekor kuda rencana dinaiki oleh Mas Kaesang dan Erina, sedangkan kereta kencana rencana untuk Bapak Presiden, yang warna merah dengan dua ekor kuda,” katanya.

Geladi bersih dilakukan untuk mengetahui waktu tempuh dan pemanasan bagi kuda. Selain itu, geladi dilakukan untuk melihat situasi rute perjalanan dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran.

Dua kereta kencana akan dihias untuk persiapan kirab bersama 10 kereta lainnya setelah geladi selesai.

Aiptu Warsito, sosok yang terpilih untuk menjadi kusir kereta kencana pengantin mengaku bangga karena terpilih menjadi kusir sejak Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta hingga Presiden dua periode.

Menurutnya, keluarga Jokowi selalu menghubungi keluarganya jika ada kegiatan yang membutuhkan kereta kencana.

Baca Juga:
Makna Sakral Prosesi Adat “Panggih” yang Dijalani Kaesang dan Erina Usai Sah Jadi Pasutri

“Beliau kalau ada event-eventĀ (kegiatan) yang membutuhkan kereta kencana selalu menghubungi keluarga kami atau adik kami yang tinggal di Jajar Solo,” katanya.

Sehari-harinya, Warsito bertugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas di Polsek Kesugihan, Polresta Cilacap. Ia mengaku sudah terbiasa mengendarai kereta kuda dan terbiasa merawat kuda.

Ia juga menjelaskan pengantin dengan naik kereta kencana secara budaya Jawa lebih sakral dibandingkan dengan naik mobil mewah.

Selain ini, ucapnya, untuk melestarikan budaya juga kelihatan lebih gagah.

Kepala Polda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengapresiasi langsung kepada Aiptu Warsito. Ia mengaku bangga seorang personel kepolisian setempat terlibat langsung dalam pesta rakyat itu.

“Kamu hebat ya, bisa jadi kusir putra Presiden. Hebat kamu,” katanya.

Ia berharap, perhelatan “ngunduh mantu” putra Presiden Jokowi berjalan lancar dan aman.

Ia menyebut semua persiapan sudah lakukan secara optimal, sedangkan personel pengamanan sudah tergelar.

“Pada Sabtu sore ini, dilaksanakan geladi terakhir. Semoga, Minggu (11/12), dapat terselenggara dengan lancar,” kata dia. [ANTARA]





Source link

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x