Suara.com – PT Asabri (Persero) menyerahkan santunan kepada ahli waris Kapten Pnb (Anumerta) Allan Safitra Indra Wahyudi, pilot pesawat TNI Angkatan Udara T-50i Golden Eagle yang gugur dalam kecelakaan pesawat tempur yang jatuh di Desa Nginggil, Kradenan, Blora, Jawa Tengah.

Santunan diserahkan oleh Komisaris Utama Asabri Fary Djemy Francis bersama dengan Direktur Hubungan Kelembagaan Khaidir Abudrrahman secara simbolis kepada Dianka Firsta Brestianti, istri dari almarhum di kediaman ahli waris di Jalan Gelatik 1 Nomor 7, Lanud Iswahjudi.

Nilai manfaat yang diberikan berupa Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) senilai Rp 350 juta dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) senilai Rp 9,37 juta

“Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan turut membantu ahli waris. Apa yang kami salurkan, merupakan wujud penghargaan dari bangsa dan negara Indonesia kepada almarhum,” ujar Khaidir dalam keterangan di Jakarta, Selasa (26/7/2022).

Baca Juga:
Kronologi Lengkap Kecelakaan Pesawat Jet TNI AU di Blora

Turut hadir dalam prosesi penyerahan manfaat Asabri Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Mochamad Untung Suropati beserta jajarannya dan perwakilan mitra bayar dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Marsma Untung menyampaikan bahwa Kapten Pnb (Anumerta) Allan Safitra Indra Wahyudi merupakan salah satu prajurit terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia. Ia juga mengapresiasi penyerahan santunan dari Asabri kepada ahli waris.

“Kami atas nama keluarga, mengucapkan terima kasih kepada Asabri yang sudah memberikan santunan kepada Almarhum anak kami,” ujar Laksma TNI Budi Setiawan selaku orang tua almarhum.

Kapten Pnb (Anumerta) Allan Safitra Indra Wahyudi gugur dalam tugas setelah mengalami kecelakaan saat menjalani latihan terbang malam pada Senin (18/7) dan jatuh.

Pesawat bernomor ekor TT-5009 yang diterbangkannya melakukan kontak radio terakhir pada pukul 19.07 WIB, dan akhirnya dilaporkan jatuh.

Baca Juga:
Prabowo Subianto Kuatkan Istri Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi, Pilot Pesawat TNI AU yang Jatuh di Blora

Puing badan pesawat yang jatuh dilaporkan aparat kewilayahan berada di Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Blora Jawa, Tengah.

Komisaris Utama Asabri Fary Djemy Francis menambahkan, pihaknya selalu berkomitmen dan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan dalam melaksanakan kewajiban kepada peserta.

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa Asabri telah mengembangkan layanan berbasis digital untuk memudahkan peserta melalui Asabri Mobile Apps, Asabri Link melalui mitra bayar, dan sedang dikembangkannya otentikasi digital yang rencananya dapat digunakan pada akhir tahun 2022 in,” ujar Fary. (Sumber: Antara)





Source link

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x